Diana, Holga, dan LCA semuanya merupakan kamera plastik. Seorang teman saya bahkan menganggapnya sebagai kamera „rusak“. Tidak mengherankan karena tekhnologi yang dipakai adalah tekhnologi tahun 1960-an sampai 1970-an. Saat dimana ayah saya masih menginjak usia remaja. Saya sendiri tidak terlalu memperdulikan istilah Lomography yang belakangan menjadi tren di sebagian remaja perkotaan. It’s getting common.
Karena jika kita menilik ke sejarahnya kamera model ini sudah ada sejak era tahun 1970-an. Lomography sendiri baru ada pada tahun 1990-an. Model pemasaran Lomography memang luar biasa, saya sendiri memiliki satu buah Colorsplah Camera Chakra Edition. Saya membelinya tahun lalu dengan harga 800-an ribu di Jogjakarta dengan bantuan seorang kawan. Harganya untuk saat ini sudah menyentuh kisaran 900-an ribu karena terpuruknya rupiah terhadap dollar Amerika.
Saat mengenal istilah Lomography pertama kali, Saya cukup kebingungan mengenali jenis-jenis kamera yang ada. Dan semakin bingung ketika berniat untuk memiliki salah satunya. Model yang cukup banyak beredar adalah Diana, Holga, LCA, Colorsplash, Action Sampler, dan Fisheye. Kepada model/jenis kamera apa yang akan di beli sangat tergantung dengan kesukaan anda. Karena setiap model/jenis akan menghasilkan gambar yang berbeda/khusus.
Model ini cukup terjangkau harganya, dan tersedia beberapa lens dan accesoris yang cukup menarik. Karena lens-nya dapat di copot. Tersedia beberapa model lensa misalnya untuk wide angle dan fisheye. Lebih detailnya silahkan kunjungi link ini. Kamera ini menggunakan format film 120 mm, yang sudah jarang kita temui belakangan ini. Meskipun disediakan juga tempat untuk film 35 mm yang di sebut Diana F+ Back 35 mm yang di jual terpisah. Di Jogjakarta sendiri saya cukup kesulitan mencari film 120 mm, apalagi untuk mencari tempat untuk men-scan atau mencetaknya. Sebagai gambaran silahkan kunjugi link ini untuk Diana dan ini untuk Diana +/Diana F+.
LCA
Aslinya model ini dibuat oleh Rusia. Namun untuk sekarang sudah diproduksi secara masal di Cina. Kamera ini memiliki glass lens dan memiliki kemampuan yang menarik (Lebih Advanced lah ya..), meskipun memiliki quality control yang kurang bagus namun menghasilkan foto yang „menarik“. Kamera ini menggunakan film 35 mm, yang sering kita jumpai di setiap toko kamera di mana mana. Sebagai perbandingan silahkan kunjungi link ini untuk melihat contoh hasil jepretan LCA. Harganya sendiri cukup mahal, namun jika di lihat dari pilihan lensa dan flash yang yang sedemikian menarik, kamera ini layak di beli untuk anda yang berkantong cukup tebal.
Holga
Mungkin holga merupakan salah satu yang termurah. Kamera ini memiliki fitur yang hampir sama dengan model Diana +/F+ namun dengan harga yang lebih terjangkau. Karena tersedia beberapa pilihan lensa dan flash yang bermacam-macam dan cukup unik. Holga juga menggunakan film 120 mm namun bisa juga menggunakan film 35 mm dengan sedikit trik. Sample photo bisa di lihat di sini
Selain ketiga model/jenis/merk di atas, masih ada lagi yang lain seperti misalnya Lubitel, Horizon yang menghasilkan gambar super lebar, Supersampler untuk sekali jepret dan beberapa gambar, dan masih banyak yang lainnya. Untuk lebih jelasnya silahkan ber-google ria atau kunjungi saja laman resminya.
Di Indonesia anda bisa bergabung dengan komunitas Lomonesia, dan jangan lupa untuk bergabung di Facebooknya. Rasanya Diana F+ cukup menarik bukan? Ah tidak tidak ini saatnya saya berhemat. ![]()





16 Juli, 2009 um 9:12
itu hasil foto pake kamera apa git?
16 Juli, 2009 um 9:21
Pake Colorsplash Camera,Sep. (chakra edition)
18 Juli, 2009 um 9:44
Wuiih kamera Lomo, penasaran juga diriku Git sama tu Kamera. Ada contoh pas motret siang ga?
19 Juli, 2009 um 8:52
itu di linknya ada contohnya wij, aku pake colorsplash, berasa rugi aja klo di pakai siang siang. hehe.. pling efek vintage gt yg di dpt.
1 Oktober, 2009 um 10:26
assalammualaikum.
Boo bisa minta tolong g, buat kasih info tentang macam-macam kamera lomo dan hasil gambar yang didapat.
thank’s
wassalammualaikum.
1 Oktober, 2009 um 10:38
waalaikum salam,
udah ada beberapa sample di atas boo,
tinggal di klik kata-kata „disini“ yang berwarna biru-biru itu.
klo gak langsung masuk ke flickr aja.. banyak sample di situ..